Perhitungan Upah untuk Tunjangan Hari Raya

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Indonesia memiliki sebuah kebiasaan yang cukup unik. Menjelang hari lebaran, perusahaan yang beroperasi di Indonesia biasanya akan memberikan tunjangan hari raya (THR) kepada seluruh karyawan dan tenaga kerja yang dimilikinya. Kebiasaan ini tidak ditemui di negara – negara besar seperti Inggris, Amerika, dan Jerman.

Perhitungan Upah untuk Tunjangan Hari Raya
Perhitungan Upah untuk Tunjangan Hari Raya

Meskipun THR merupakan hak tenaga kerja, namun banyak tenaga kerja / buruh di Indonesia yang tidak mengetahui bagaimana perhitungan upah untuk tunjangan hari raya di Indonesia. Beberapa tenaga kerja bahkan tidak perduli. Berapapun besarannya, yang penting mereka bisa dapat THR. Padahal, perhitungan THR sebenarnya sudah ditentukan oleh pemerintah dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 6 Tahun 2016.

Perhitungan Upah untuk Tunjangan Hari Raya

Menurut Permen No. 6 Tahun 2016, setidaknya ada enam poin penting yang perlu diketahui tenaga kerja terkait dengan upah untuk tunjangan hari raya. Ke enam poin penting tersebut adalah sebagai berikut:

1. Mengenai Masa Kerja

Upah tunjangan hari raya wajib diberikan kepada setiap tenaga kerja yang sudah bekerja minimal 1 bulan di perusahaan. Besar uang THR untuk tenaga kerja dengan masa kerja satu tahun ke atas adalah satu bulan gaji, sedangkan tenaga kerja dengan masa kerja di bawah satu tahun, besaran uang THR-nya dihitung dengan rumus berikut:

Uang THR = Masa Kerja X Upah 1 Bulan / 12

Upah satu bulan yang dimaksud dalam hal ini boleh dipilih dari gaji pokok saja atau gaji pokok ditambah dengan tunjangan tetap.

Contoh, Budi sudah bekerja selama 3 bulan dengan upah bulanan sebesar 4 juta rupiah. Besaran THR yang akan diterima oleh budi adalah:

Uang THR = 3 x 4 juta / 12 = 1 juta rupiah.

2. Bentuk THR

Upah untuk tunjangan hari raya hanya boleh diberikan dalam bentuk uang. Pemberian di luar bentuk uang, entah itu berupa voucher belanja, paket sembako, parsel, atau pun hadiah – hadiah lainnya tidak dapat dihitung sebagai THR.

3. Waktu Pembagian THR

Pembagian upah untuk tunjangan hari raya harus dilakukan oleh perusahaan selambat – lambatnya satu minggu atau 7 hari sebelum hari raya. Contohnya, bila hari raya jatuh pada tanggal 27 juli, maka THR harus sudah dibagikan ke buruh maksimal tanggal 20 juli.

4. THR untuk Tenaga Kerja yang Terkena PHK

Tenaga kerja yang terkena PHK kurang dari 30 hari sebelum hari raya tetap berhak mendapatkan upah untuk tunjangan hari raya. Tidak hanya itu, pekerja kontrak waktu tertentu dan pekerja kontrak waktu tidak tentu juga tetap berhak mendapatkan THR.

Selama ini, banyak perusahaan yang berkelit dan tidak mau membayar THR pada tenaga kerja kontrak. Padahal, sejak tahun 2016 yang lalu, sejak Permen Ketenagakerjaan No. 6 Tahun 2016 sah dijalankan, setiap tenaga kerja, baik itu tenaga kerja tetap maupun tenaga kerja kontrak tetap berhak mendapatkan uang THR.

5. Pajak THR

Setiap pekerja yang mendapatkan THR lebih dari 4,5 juta rupiah diwajibkan untuk membayar pajak sesuai dengan aturan yang terdapat dalam PPh 21. Bila THR yang didapatkan lebih rendah dari 4,5 juta rupiah, maka pekerja tidak wajib membayar THR.

Perhitungan Upah untuk Tunjangan Hari Raya - 1
Perhitungan Upah untuk Tunjangan Hari Raya – 1

6. Sangsi Perusahaan

Perusahaan yang tidak membayar upah untuk tunjangan hari raya atau tidak membayar THR dengan tepat waktu akan dikenai denda sebesar 5 persen dari besaran THR yang harus dibayarkan. Denda tersebut nantinya harus diserahkan kepada pekerja, sehingga THR yang diterima pekerja akan menjadi 105 persen dari besaran gaji bulanan yang biasa mereka terima.

Informasi ini terkait:

perhitungan tunjangan hari raya kabupaten Tanjung Jabung barat jambi
Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.